Kalimat Kondisional Campuran Tipe 2 (Mixed Conditional Sentence Type 2) Pada tipe ini, diasumsikan bahwa suatu tindakan atau peristiwa akan terjadi di masa lampau jika kondisi yang disebutkan adalah kenyataan.
Rumus umum kalimat Conditional Sentence adalah: If + Condition, consequence atau dapat juga dengan formula yang dibalik menjadi Consequence + If + Condition Dari rumus di atas, bisa kita lihat bahwa Conditional sentence memiliki dua klausa, yang pertama adalah klausa dengan if atau “if clause” dan yang kedua adalah klausa inti atau “main
Dalam conditional sentence type 1: “If” → “Should”. Dalam conditional sentence type 2: “If” → “Were”. Dalam conditional sentence type 3: “If” → “Had”. Contoh: Conditional sentence. Kalimat inversion conditional sentence. Maknanya. If it is not rainy tomorrow, I will go camping at Paralayang with my best friends.
Conditional sentence type 2, atau second conditional sentence adalah kalimat pengandaian yang digunakan untuk mengungkapkan ketika konsekuensi atau hasilnya bisa terwujud walaupun kemungkinannya sangat kecil untuk hal itu terwujud.
Pada dasarnya, conditional sentence dibedakan menjadi empat tipe, yaitu tipe 0,1,2,dan 3. Apa saja perbedaan antar tipe tersebut? Conditional Sentence Type 0 Conditional sentence tipe 0 ini masih sangat sederhana dan mudah untuk dipahami. Conditional sentence tipe ini digunakan untuk mengatakan suatu fakta dengan menggunaan rumus “jika…maka”.
Jadi, bagi yang belum tahu tentang conditional sentence (kalimat pengandaian) merupakan jenis kalimat yang menyatakan sebuah situasi yang mungkin atau tidak mungkin terjadi, tergantung pada suatu kondisi tertentu. 4 conditional sentence yang umum digunakan dalam bahasa Inggris, yaitu tipe 0, tipe 1, tipe 2, dan tipe 3.
.
conditional sentence type 2 adalah